
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa biro perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) wajib mengganti kerugian calon jamaah umrah, di mana kurang lebih sebanyak 35.000 calon jamaah umrah gagal diberangkatkan.
"Siapa yang menerima uang, itu yang mengganti. Yang bertanggung jawab adalah siapa yang menerima uang itu," kata Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa.
Kalla mengatakan bahwa model bisnis yang dilakukan oleh First Travel memang akan menyebabkan kerugian terus-menerus terhadap perusahaan. Perusahaan itu menggunakan skema ponzi, di mana untuk membayar biaya keberangkataan jamaah menggunakan uang dari jamaah lainnya.
"Akan rugi terus menerus, yang dirugikan jamaah yang (bergabung) belakang. Sistemnya itu rugi terus, dengan harapan semakin banyak orang mendaftar, (perusahaan) akan hidup," ujar Kalla.
Sejak akhir Maret 2017, First Travel mulai terlihat bermasalah dengan banyaknya jamaah yang mempertanyakan alasan penundaan keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Program paket promo umrah sebesar Rp14,3 juta dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kementerian Agama dan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menetapkan biaya minimal untuk umrah sebesar 1.700 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp22 juta untuk tiap jamaah.
Kementerian Agama telah mencabut izin penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah dari perusahaan tersebut yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 589 Tahun 2017 tentang Penjatuhan Sanksi Administrasi Pencabutan Izin Penyelenggaraan PT First Anugerah Karya Wisata sebagai Penyelenggara Ibadah Umrah. Keputusan tersebut berlaku sejak 1 Agustus 2017.
Sementara pasangan suami-istri pemilik perusahaan tersebut, Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan uang oleh Polda Metro Jaya.
Adik Anniesa, Kiki Hasibuan juga ditetapkan menjadi tersangka karena dianggap tahu dan turut serta dalam praktek perusahaan tersebut
Source: ANTARA
GMT 15:34 2018 Friday ,14 December
Moscow ready for Putin-Trump meetingGMT 13:40 2018 Friday ,14 December
Britain and EU should prepare for second Brexit referendumGMT 11:43 2018 Friday ,14 December
Kosovo to build an army amid tensions with SerbiaGMT 11:52 2018 Thursday ,13 December
Britain's May to appeal to EU for help to salvage Brexit dealGMT 10:28 2018 Wednesday ,12 December
Huawei Executive Gets Bail In Case Rattling China TiesGMT 09:01 2018 Tuesday ,11 December
US marines missing after aircraft collision off Japan confirmed deadGMT 08:55 2018 Monday ,10 December
Top EU court to issue decision on reversal of BrexitGMT 08:37 2018 Monday ,10 December
Peruvians vote for anti-corruption reforms
Maintained and developed by Arabs Today Group SAL.
All rights reserved to Arab Today Media Group 2025 ©
Maintained and developed by Arabs Today Group SAL.
All rights reserved to Arab Today Media Group 2025 ©
Send your comments
Your comment as a visitor